This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Berita Inter. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Inter. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Maret 2012

Appiano: latihan 70-menit menjelang UCL


APPIANO GENTILE – 70 menit latihan untuk para pemain Inter yang tampil sebentar atau tidak sama sekali di Verona dan latihan ringan untuk anggota skuad lainnya. Itulah sesi latihan Sabtu pagi ini di Centro Sportivo Angelo Moratti menyusul kemenangan atas Chievo, dengan semakin dekatnya laga lawan Olympique Marseille (Selasa di Stadion Giuseppe Meazza di distrik San Siro Milan).

Sesi teknik digelar di lapangan latihan utama dan melibatkan sejumlah latihan taktik dan laga-laga singkat di lapangan kecil.

Ricardo Alvarez, Freddy Guarin dan Andrea Ranocchia masing-masing menjalani sesi individu.

Ada empat pemain absen: Cristian Chivu mendapat izin hari ini dan besok lantaran sanksi di Liga Champions UEFA, sementara Luc Castaignos, Lorenzo Crisetig dan Juan terlibat dengan tim Primavera menghadapi Cesena petang ini.

UCL, Inter v OM: Pedro ProenÇa akan memimpin


MILAN – Wasit Portugal Pedro Proença Oliveira Alves Garcia akan mewasiti Inter v Olympique Marseille, leg kedua 16 Besar Liga Champions UEFA 2011/12 yang dijadwalkan Selasa 13 Maret di Stadion Giuseppe Meazza di distrik San Siro Milan (kick-off pukul 20:45).

Lahir di Lisbon pada 3 November 1970, Proença membuat debutnya di liga top Portugal pada 1998 dan dinobatkan sebagai wasit nasional terbaik musim 2006/07. Ia telah menjadi wasit internasional sejak 1 Januari 2003. Pada 2004 ia memimpin final Piala Eropa U-19 (Turki v Spanyol) dan pada September 2007 ia membuat debutnya di Liga Champions UEFA (PSV v CSKA Moscow). Pada 2009 ia ambil bagian dalam Piala Eropa U-21 (Italia v Jerman adalah salah satu laga yang dipimpinnya). Ia kemudian dipromosikan oleh UEFA ke kategori Elite untuk musim 2009/10.

Pada Mei 2011 ia memimpin semifinal Liga Champions pertamanya (Manchester United v Schalke 04) dan di akhir musim 2010/11 ia dipilih oleh FPF (Federasi Sepakbola Portugal) sebagai wasit terbaik di liga, mengulang suksesnya di tahun sebelumnya. Pada Desember 2011 ia secara resmi dipilih untuk Piala Eropa 2012 di Polandia dan Ukraina.

UCL, Inter v Olympique Marseille: info wartawan


Senin 12 Maret 2012 adalah hari sebelum UEFA Liga Champions 2011/12 babak 16 besar leg kedua antara Inter dan Olympique Marseille (0-1 untuk klub Prancis di leg pertama), yang dijadwalkan untuk kick-off pukul 20:45 di Stadion Giuseppe Meazza di Milan di San Siro pada hari Selasa 13 Maret 2012.

Berikut adalah daftar janji pers sesuai dengan peraturan UEFA:

11:00 - F.C. Internazionale berlatih di Centro Sportivo Angelo Moratti (viale dello Sport, Appiano Gentile, Como, terbuka untuk pers selama 15 menit pertama);

13:00 - konferensi pers F.C. Internazionale di Centro Sportivo Angelo Moratti;

17:15 - konferensi pers Olympique de Marseille di Stadion Giuseppe Meazza;

18:00 - Latihan Olympique de Marseille di Stadion Giuseppe Meazza (terbuka kepada pers selama 15 menit pertama).

Ranieri: "Malam ini kami bermain seperti layaknya Inter"

VERONA - Sebelum wawancara dengan Sky Sport Italia, Claudio Ranieri terlihat sangat emosional setelah gol kedua yang dicetak oleh Diego Milito saat melawan Chievo Verona. "Apa yang saya rasakan ? saya merasa gembira melihat para pemain tampil sangat baik dan mereka layak untuk memperolehnya,  setelah sebulan tanpa kemenangan dan segala kritik yang harus mereka terima. Kemenangan itu menjadi suatu kepuasan yang besar bagi mereka. Emosi merupakan hal yang indah. Saya merasa dalam pekerjaan ini kita tetap harus memperlihatkan emosi, baik positif maupun negatif, namun sejujurnya emosi positif tetap yang terbaik. Hasil pertandingan ini memberikan suntikan moral yang besar dan sangat melegakan. Saya ingin para fans datang memadati stadion untuk mendukung kami pada hari selasa nanti saat melawan Marseille di San Siro. Kami tahu pertandingan tidak akan berjalan mudah, namun kami akan mencobanya. Dan kami masih memiliki kans untuk lolos. Kami akan mencobanya dan melihat apakah kami bisa melakukan hal tersebut dengan dukungan para fans di belakang kami."
Ranieri kemudian melanjutkan: "Pertandingan berikutnya adalah Liga Champions. Kami tahu bahwa pertandingan ini sangat penting bukan saja untuk para fans, namun juga untuk kami yang tampil di lapangan. Kami akan meneruskan apa yang sudah kami lakukan belakangan ini. Kemenangan tentu akan memberikan kegembiraan karena sepakbola bagi tim seperti Inter sangat berat bila menjalani sebulan tanpa kemenangan dan melihat segala hasil yang telah diraih sebelumnya hilang begitu saja. Jadi saya harus berterima kasih pada para pemain."

Suntikan moril lainnya bisa jadi datang dari kenyataan bahwa Olympique Marseille baru saja mengalami empat kali kekalahan secara beruntun di kompetisi Ligue 1, namun Ranieri menegaskan bahwa, "Kami harus berusaha dengan jerih payah kami sendiri. Kemenangan ini datang pada saat yang tepat dan memberikan kami kepercayaan diri. Kami akan menggunakan semua amunisi yang kami punya."

President Moratti juga terlihat hadir malam itu di Stadio Bentegodi, Verona. Sang pelatih Nerazzurri memuji sang prresiden dan berkata : "Ia terlihat gembira seperti kami semua dan mengucapkan selamat pada kami. Presiden selalu memberikan dukungan penuh. Saya mempunyai catatan yang baik dengannya dan berdasarkan hal tersebut saya akan meneruskan pekerjaan ini untuk memastikan bahwa tim ini akan bangkit lebih jauh lagi. Saya sangat tenang dan percaya padanya, karena bukan hal yang mudah bagi seorang pelatih yang tidak memenangkan pertandingan selama satu bulan untuk tetap tenang dan bagi saya ia terlihat bisa mengatasinya."

Setelah pujian yang diberikan oleh Ranieri pada president Moratti, ia juga memuji penampilan Andrea Poli: "Ia seorang pemain yang genius. Ia tampil sangat baik dan saya senang melihat penampilannya. Namun seluruh tim juga tampil baik sebagai satu kesatuan. Saya tidak melihat Inter bermain seperti ini dalam waktu yang cukup lama. Mengapa saya baru melihatnya ? Bukan itu masalahnya, namun ada beberapa pemain yang sedang cedera, Saya menurunkan para pemain berdasarkan hasil latihan sebelumnya. Jadi jika saya perlu untuk merubah strategi saya tidak akan takut untuk melakukannya. Pertandingan ini memberikan gambaran yang baik mengenai pergerakan dua orang striker dan sneijder dibelakangnya yang tidak pernah berhenti bergerak. Saya tidak pernah melihatnya bermain seperti itu sejak pertama melatih. Dan jika ia terus bermain seperti itu dia akan membuat banyak perbedaan. Forlan telah menemukan irama permainannya. Saya yakin mulai sekarang ia akan menyumbangkan gol-gol penting bagi kami. Sekarang kami akan fokus pada Marseille dengan kepercayaan diri dan ketenangan. Hari ini kami memulai segalanya dengan attitude yang benar, walalupun keliatannya seperti kami akan kalah, namun para pemain tampil sangat meyakinkan. Singkatnya saya ingin mengatakan mereka bermain seperti layaknya INER.

.UCL, Inter v Olympique Marseille: informasi pers


MILAN - Senin 12 Maret 2012 adalah sehari sebelum leg kedua 16 Besar Liga Champions UEFA 2011/12 antara Inter dan Olympique Marseille (0-1 untuk tim Prancis itu di leg pertama), yang dijadwalkan dimulai pukul 20:45 di Stadion Giuseppe Meazza di distrik San Siro Milan pada Selasa 13 Maret 2012.

Inilah daftar acara pers berdasarkan peraturan UEFA:

11:00 – Latihan F.C. Internazionale di Centro Sportivo Angelo Moratti (viale dello Sport, Appiano Gentile, Como; terbuka untuk media untuk 15 menit pertama);

13:00 – Konferensi pers F.C. Internazionale di Centro Sportivo Angelo Moratti;

17:15 – Konferensi pers Olympique Marseille di Stadion Giuseppe Meazza;

18:00 – Latihan Olympique Marseille di Stadio Giuseppe Meazza (terbuka untuk pers untuk 15 menit pertama).

Minggu, 11 Maret 2012

Utang Juve, Inter dan Milan Terus Melonjak



ROMA – Sepak bola Italia kembali diterpa masalah finansial. Berdasarkan penelitian La Gazzetta dello Sport yang dirilis Jumat (9/3), klub-klub Italia mengalami peningkatan beban utang sebesar 50 persen di musim lalu. Inter Milan menempati urutan kedua dalam daftar klub dengan kerugian utang terbesar di Serie A.

Secara keseluruhan, klub-klub Serie A mengalami kerugian hingga 285 juta Euro musim 2010-2011 atau meningkat dari kerugian musim sebelumnya yang hanya sebesar 193 juta Euro. Dari angka kerugian 285 juta Euro, sebagian besar berasal dari tiga klub raksasa, Juventus, Inter Milan dan AC Milan. Total kerugian ketiga raksasa tersebut mencapai 252 juta Euro.

Juventus memimpin sebagai klub yang mengalami kerugian utang terbesar dengan menderita kerugian 95.4 juta Euro, diikuti Inter Milan (86.8 juta Euro) dan AC Milan (69.8 juta Euro).

Kerugian Juve disebabkan besarnya biaya pembangunan stadion baru mereka. Namun pengeluaran yang paling menyedot anggaran ketiga klub tersebut berasal dari anggaran untuk gaji pemain. Juve mengalokasikan 89 persen uang belanja mereka untuk membayar gaji pemain, Inter 88 persen dan Milan 85 persen.

Studi tersebut menyiratkan sebuah trend mengkhawatirkan menjelang pemberlakuan kebijakan baru UEFA, Financial Fair Play pada musim depan. Belum lagi dengan kebijakan baru mengenai pembagian pendapatan dari siaran televisi yang diperkirakan ikut merugikan ketiga raksasa Serie A itu.

Kerugian beban utang tidak sepenuhnya dialami tim-tim Serie A. Sejumlah tim, seperti Cagliari, justru sukses meraup keuntungan. Hebatnya, Cagliari sukses meraup keuntungan selama lima tahun terakhir secara beruntun.

Napoli juga mendapat pundi keuntungan sebesar 4.2 juta Euro dan hanya mengalokasikan 42 persen anggaran untuk gaji pemain. Selain Cagliari dan Napoli, tim-tim lain yang mencatat keuntungan adalah Lazio, Udinese dan Palermo. Keuntungan Palermo berasal dari penjualan Javier Pastore yang dibeli Paris St Germain sebesar 42 juta Euro.

Sumber: football.co.uk

WISHNUGROHO AKBAR
wishnugroho@fcim1908.com


Dari Portugal : "Inter siap untuk menjarah Porto



Porto saat ini berada dalam krisis keuangan, hal ini memaksa klub asal Portugal itu untuk menjual para pemain bintangnya. Sebuah surat kabar Portugal, Diario de Noticias mengabarkan bahwa Inter siap untuk memanfaatkan situasi tersebut.

Inter dikabarkan siap untuk merekrut beberapa Porto seperti Hulk, James Rodriguez, Fernando dan Alvaro Pereira yang memang telah lama diincar oleh Inter.

Debut Juan Memuaskan



MILAN – Pemain internasional Brasil yang direkrut Inter akhir Januari lalu, Juan Jesus, memulai debutnya di Inter dengan bermain untuk tim Primavera. Juan tampil penuh selama 90 menit pertandingan saat tim Primavera Inter menekuk Cesena 4-2, Sabtu (10/3).

Dalam laga itu, Primavera Inter menurunkan Juan dan Castaignos, dua pemain skuat utama yang sengaja dipinjamkan ke Primavera Inter. Hasilnya bukan hanya kemenangan, juga penampilan impresif dari kedua pemain tersebut. Castaignos bahkan menyumbang satu dari empat gol kemenangan Inter. Pujian pun datang dari CEO Inter, Ernesto Paolillo yang berkesempatan menyaksikan secara langsung.

“Keduanya bermain sangat bagus. Sangat penting untuk menyaksikan keduanya bermain dan menunjukkan komitmennya dalam laga Primavera. Kami juga tidak boleh lupa bahwa Juan menghabiskan waktu untuk pemulihan cedera sehingga laga ini sangat tepat untuknya. Dia (Juan) bermain sangat bagus, demikian juga Castaignos yang mencetak gol istimewa, “ kata Paolillo.

Selain Paolillo, laga Primavera Inter juga disaksikan langsung oleh Claudio Ranierri untuk memantau perkembangan Juan dan Castaignos. Ranierri terlihat puas dengan penampilan individu Juan dan Castaignos. Sebelum pergi, Ranierri tak lupa mendatangi pemain dan memberikan pujian.

Poli Diambang Status Permanen


Poli Diambang Status Permanen
Wishnugroho Akbar | 11 mar 2012
MILAN – Penampilan impresif yang diperlihatkan gelandang Inter Milan, Andrea Poli, kemungkinan akan berbuah kontrak permanen. Manajemen I Nerazzurri diyakini berniat mengakhiri status Poli sebagai pemain pinjaman.

Poli resmi dipinjam Inter dari Sampdoria pada Agustus tahun lalu. Sepanjang musim ini, Poli sudah tampil dalam 10 laga dan mencetak satu gol. Penampilannya yang cukup impresif dalam beberapa pertandingan terakhir semakin meyakinkan manajemen Inter untuk mempermanenkan kontraknya.

Dilansir hari ini, Tuttomercatoweb.com. mengabarkan kesediaan pihak Inter membayar 6 juta Euro kepada Sampdoria sebagai uang tebusan mempermanenkan kontrak Poli. Namun belum dipastikan kapan penebusan direalisasikan. Jika terwujud, Inter otomatis mengikat gelandang 22 tahun ini hingga 2016. 

FCInternews.it sebut Andik Sebagai ''New Messi''



Pujian terhadap performa kapten Garuda Muda, Andik Vermansah terus mengalir deras. Salah satunya datang dari media online berbahasa Italia, Fcinternews.it.

Beberapa jam setelah laga final di Brunei, FCinternews.it melansir sebuah berita mengenai yang tentunya membuat Andik sangat bangga. Dalam judulnya, FCinternews.it tak segan menyebut striker Persebaya Surabaya itu sebagai "New Messi" atau (Lionel) Messi baru asal Indonesia.

Dalam berita yang dirilisnya, FcInternews.it juga melansir komentar Anggota Komite Eksekutif PSSI sekaligus koordinator Timnas Indonesia, Bob Hippy, yang berjanji akan merekomendasikan Andik kepada dua klub papan atas Eropa, Inter dan Liverpool.

"Kami berencana merekomendasikan Andik kepada Inter," tutur Bob Hippy. Inter akan datang ke sini, dan mereka akan melihat sendiri (permainan Andik). Kami juga berbicara kepada Liverpool. Ada kesempatan mereka melihat bakat sang pemain. Dia benar-benar berbakat dan harus bermain di luar (Indonesia)."

Nama Andik sendiri sudah mulai dikenal dunia sejak penampilan apik saat memperkuat Indonesia Selection menghadapi klub asal Amerika Serikat, Los Angeles Galaxy beberapa waktu lalu.

Sejak penampilan memesona itu, nama Andik beberapa kali muncul disitus berita Italia dan Portugal. Bahkan, konon ada rumor Novara dan Benfica tertarik dengan kualitas pemain berusia 20 tahun itu.

Sabtu, 10 Maret 2012

Ranieri: "70 hari di mana Inter bisa..."


APPIANO GENTILE - "Chievo adalah tim dengan performa bagus, mereka bugar dan tahu bagaimana bermain sepakbola dan telah menunjukkan itu di Turin melawan Juventus. Dijamin, lapangan Verona bukan lapangan sepakbola, bola tak memantul dan gaya mereka berubah di sana, sehingga kami akan menghadapi tim yang agresif." Pikiran Claudio Ranieri pasti sama dengan semua orang di Inter: besok adalah liga dan, menepikan Liga Champions dan Olympique Marseille, dalam jumpa pers pra pertandingan, sang pelatih menjelaskan betapa hanya kemenangan besok yang akan bagus untuk membangun kepercayaan diri untuk laga di Eropa Selasa nanti. "Jika kami menang itu akan menjadi modal; kami tahu kami punya 70 hari untuk mengubah segalanya. Kami tak sedang mengalami momen yang bagus saat ini, kami hanya harus menyingsingkan lengan baju dan melakukan tugas kami untuk menjadi lebih baik.

"Kini kami hanya berkonsentrasi pada Chievo," lanjut Ranieri, "sebuah tim yang sepenuhnya berbeda dari tim Prancis itu dan saya ulangi bahwa kami harus hati-hati karena jika kondisi lapangan di San Siro saat ini sempurna, lapangan Chievo benar-benar bencana. Hal pertama yang harus ditekankan saat mendiskusikan taktik dengan tim adalah kondisi lapangan dan saya melakukan itu bersama anda sekarang. Para pemain sata terbiasa dengan hal-hal seperti ini dan bisa menyesuaikan diri, tapi saya masih harus memutuskan apakah saya seharusnya mengistirahatkan sejumlah pemain."

Ranieri juga menyuarakan pendapatnya tentang apakah skuatnya sudah merasakan tekanan dari pertandingan besar yang mereka miliki pada 13 Maret saat mereka membuat persiapan menghadapi Chievo Verona: "Saya harap tidak. Saya harap anak-anak merasakan tekanan dan determinasi yang dibutuhkan untuk pertandingan seperti besok. Kami sempat tertinggal dua gol melawan Catania dan mereka menunjukkan mereka bisa bereaksi: kami harus melihat ini sebagai pertanda positif dan melanjutkan sikap ini. Yang tengah dialami anak-anak ini saat ini tidak mudah: dari menjadi juara berubah menjadi sasaran kritikan seperti ini. Saya sudah bilang ini kelompok yang luar biasa dan fakta mereka mampu bangkit melawan Catania telah mengangkat mereka dan memungkinkan mereka terus– selain berlatih dengan baik – memiliki semangat yang baru dan ini persis yang dibutuhkan."

Ranieri tersenyum dan menjawab "baik", saat ditanya bagaimana kondisinya dan kemudian ia berkata: "Seiring tahun berlalu, sedikit demi sedikit anda akan belajar mengenal saya. Saya tak bisa berpura-pura, apa yang anda lihat di depan anda adalah diri saya yang sebenarnya. Kini saya terlihat bagus, bersemangat, penuh tekad dan punya pola pikir. Kita hanya butuh sedikit determinasi untuk menggerakkan segalanya."

Sang pelatih Nerazzurri berbicara tentang masa depan, tapi kemudian ia berkelakar "bahwa untuk para pelatih di Italia adalah normal menjadi pusat perhatian. Apakah Giovanni Trapattoni mengatakan bahwa melatih Inter seperti dalam mesin pengering? Saya tak melihat diri saya seperti itu, ia seharusnya menjajal Roma sedikit..."
Para pemain tua, muda dan yang tak terlalu muda, urusan saat ini dan rencana masa depan dan seterusnya dan seterusnya. Banyak yang dikatakan dan ditulis tentang Inter belakangan ini. Ranieri tersenyum dan berkata "pekan ini semua hal ini muncul, tapi selain itu ada banyak spekulasi tentang banyak pelatih yang akan datang ke sini ke Inter, jadi mari kita biarkan mereka membicarakan itu."

Terakhir, Claudio Ranieri berbicara tentang Ricardo Alvarez ("terserah sang dokter untuk memberitahu saya kappa ia bisa bermain lagi. Saya pikir ia akan siap untuk Marseille; ia kini sering datang untuk berlatih bersama anggota tim lainnya. Ia mengalami kemajuan besar dan saya harap bisa mengandalkannya Selasa nanti ") dan Esteban Cambiasso: "Mengenal pemain itu, saya tak terkejut melihat foto ia berlinang air mata setelah ditarik keluar, karena ia benar-benar terikat dengan kostum ini. Ia telah memberi banyak buat Inter dan Inter telah memberi banyak baginya. Ia seorang anak yang sensitif dan ia datang untuk berbicara kepada saya setelah itu. Akankah ia bermain besok? Itu sebuah keputusan yang akan saya buat antara malam ini dan besok pagi."

'A tu per tu', Chivu: "Terima kasih Verona"


APPIANO GENTILE – Cristian Chivu dijamu di program Inter Channel, 'A tu per tu', menjelang laga tandang tim lawan Chievo Verona besok.

Anda akan kembali ke Stadion Bentegodi untuk kali pertama sejak 6 Januari 2010, sebuah tanggal yang tetap tak terlupakan bagi anda sebagai pesepakbola dan pribadi [tanggal benturannya dengan Sergio Pellissier yang berakibat cedera tempurung kepala dan membuatnya dioperasi - Red.].

"Itu benar, ini kali pertama saya kembali ke stadion itu sejak saat itu tapi saya tak merasa terlalu emosional. Ini sebuah laga tandang seperti yang lainnya. Dua tahun telah berlalu dan itu bukan sesuatu yang benar-benar saya pikirkan; saya berusaha untuk melupakan itu karena itu satu-satunya cara kita bisa melangkah ke depan. Dari luar ini mungkin terlihat seperti kunjungan yang aneh buat saya tapi tidak begitu karena saya tak pernah memikirkannya dan saya yakin saya tak pernah akan begitu. Jika saya memikirkannya, akan mustahil bagi saya untuk bertandang seperti ini. Saya harus mengangkat tangan saya dan berkata, 'Maaf, tapi saya akan pergi ke Verona.' Tapi tak seperti itu."

Tetap saja, Verona adalah kota yang bisa kita bilang mengadopsi anda, di rumah sakit, di mana semua dokter menunjukkan simpati yang luar biasa dalam momen yang mengerikan bagi anda.

"Saya harus berterima kasih lagi kepada mereka dan saya akan melakukan itu setiap kali saya bebricara tentang insiden itu, saat saya ditanya bagaimana perasaan saya kembali ke Verona. Yang bisa saya lakukan adalah berterima kasih kepada para dokter yang telah melakukan pekerjaan mereka dengan baik dan menunjukkan profesionalisme mereka dalam sebuah situasi yang tak mudah ditangani, juga mengingat semua tekanan dari media. Saat Chievo datang ke San Siro awal musim ini, saya mengundang sejumlah tim medis yang merawat saya sepanjang pekan itu di rumah sakit. Saya juga mengingat walikota Verona mengunjungi saya di hari kedua setelah operasi saya. Semua orang menunjukkan kehangatan dan kecintaan, dan itu juga momen penting bagi mereka sebagai sebuah kota dan rumah sakit. Mereka telah melakukan segalanya untuk melakukan tugas mereka dengan cara terbaik dan saya akan selalu berterima kasih kepada mereka."

Jadi, satu-satunya yang mengingatkan anda atas apa yang telah terjadi adalah helm yang harus anda pakai setiap kali anda turun ke lapangan...

"Mengingat situasi kami saat ini saya pikir saya bisa bilang satu-satunya kenangan yang saya miliki tentang hari itu adalah kami menang 1-0."

Tepatnya, anda tak pernah mengakhiri pertandingan itu sehingga anda bisa memulainya dari itu lagi sekarang.

"Saya ingin mengakhirnya dengan kemenangan. Itu akan menjadi tempat yang bagus untuk memulai mengingat situasi dari yang harus kami tinggalkan ini. Kami harus mengulang hasil dua tahun lalu dan kemudian melangkah maju dari sana."

Apakah laga lawan Catania merupakan satu langkah ke arah itu?

"Itu adalah langkah kecil tapi kami harus menerima itu saat ini karena sayangnya ini situasi yang kami alami. Saya percaya kami tim besar yang mengalami keterpurukan psikologis dan kami kesulitan untuk mengatasinya. Tak mudah untuk menghadapi satu bulan – seperti Februari yang baru saja kami lewati – di mana kita tak memenangi pertandingan atau bahkan mencetak gol. Baru di laga terakhir kami menunjukkan harga diri kami, tapi tanpa bermain cukup bagus. Itu titik awal bagi tim ini, untuk membantu kami menemukan diri kami kembali, barangkali dengan sedikit tekanan tentang apakah kami mencetak gol atau tidak. Satu poin adalah sebuah awal dan begitulah kami harus memandangnya. Kmai harus cukup cerdik untuk memahami masa-masa yang tengah kami lalui dan kekurangan kami, menunjukkan harga diri kami dan memaksimlkan momen positif dalam pertandingan, sambil berusaha untuk tak terlalu menderita."

Bagaimana perasaan anda sekarang?
"Saya telah kembali ke latihan penuh selama sepekan. Saya tak masuk skuat melawan Catania karena saya barus merampungkan dua sesi latihan - setidaknya, saya pikir itu alasannya [tersenyum]. Kini, saya telah melewati masalah yang saya alami di Napoli: tidak 100% tapi saya siap bermain."

Melihat Liga Champions, kami menyaksikan ada cara berbeda untuk mencapai perempat final: contohnya Barcelona dan APOEL. Yang terpenting dalam sepakbola adalah menyingkirkan rintangan...
"Itu kompetisi berbeda dan kita punya motivasi berbeda. Kami harus membalikkan hasil ini dan saya percaya itu bisa dilakukan. Skornya hanya 1-0 dan saya pikir tim kami mampu melakukan itu karena tahun lalu – saat kami kesulitan di Serie A – kami meraih sejumlah hasil istimewa di fase grup Liga Champions, di Moskow dan Lille contohnya."

Apakah laga berikutnya melawan Olympique Marseille adalah sejenis pertandingan yang dinikmati para pemain karena situasinya semua atau tidak sama sekali?


"Skornya hanya 1-0 sehingga bukan berarti kami harus meraih hasil yang mustahil seperti yang harus dilakukan Arsenal atau Bayer Leverkusen. Dan jangan lupa bahwa musim ini kami hanya punya satu target realistis yang tersisa karena kami tertinggal jauh di liga dan kami tersingkir dari Coppa Italia. Ini salah satu dari tahun-tahun di mana jika kami ingin memenangi sesuatu maka itu harus Liga Champions. Kami terus bekerja keras untuk berusaha meraih itu."

Chievo Verona v Inter: angka, fakta, hal menarik


VERONA - (bekerja sama dengan Football Data Firenze) Chievo Verona dan Inter akan saling berhadapan di Stadion Marcantonio Bentegodi untuk kali ke-10 malam ini, sejak pertemuan pertama mereka di musim 2001/02. Ada 2 kemenangan buat tuan rumah, 3 seri dan 4 kemenangan Nerazzurri. Inter telah mencetak 14 gol (setidaknya satu dalam setiap pertandingan) dibanding 10 gol Chievo. Sang wasit, Paolo Silvio Mazzoleni, akan memimpin sebuah pertandingan yang melibatkan Gialloblù untuk kali ke-15, dan Inter untuk kali ke-6. Ini menandai 79 penampilan di Serie A dan yang ke-13 musim ini.

Inter belum pernah menang dalam 9 laga terakhir mereka dan belum mencetak gol tandang selama 486 menit, sementara Chievo belum pernah kalah dalam 3 laga terakhir (kekalahan terakhir mereka adalah pada 13 Februari) dan satu pertandingan lagi dari rekor tak terkalahkan mereka (4 pertandingan).

Mimmo Di Carlo akan membuat penampilan ke-100 di bangku pelatih Chievo malam ini melawan Claudio Ranieri (606 pertandingan dalam kariernya sebagai pelatih), sosok yang dihadapinya – dan kalah dari – dalam laga pertamanya saat memimpin tim Verona itu pada 9 November 2008. Tim-tim Ranieri selalu mencetak gol melawan tim-tim Di Carlo, sementara Di Carlo tak pernah mengalahkan Inter dan selalu kebobolan dalam setiap pertandingan melawan mereka.

Stadion Marc antonio Bentegodi mengalami paceklik gol musim ini, menghasilkan lebih sedikit gol dibanding lapangan lainnya di Serie A. Di kandang, Chievo Verona memiliki rekor pertahanan ketiga terbaik (setelah AC Milan dan Udinese) dan serangan kedua terburuk.

Walter Samuel menjaringkan 3 dari 23 golnya di liga melawan Chievo, menjadikan mereka ‘target’ favorit, sementara untuk Giampaolo Pazzini, Maret adalah bulan di mana ia mencetak lebih banyak gol sepanjang kariernya (13).

Chievo dan Inter sejajar di posisi kedua di klasemen liga untuk hukuman penalty yang diterima: masing-masing 6. Hanya Genoa (dengan 8) mendapat hukuman penalti lebih banyak musim ini.

Nagatomo: "Setelah terowongan yang panjang ini, akhirnya sebuah kemenangan".


VERONA - "Setelah melewati terowongan yang panjang, terowongan gelap akhirnya kami memenangkan sebuah pertandingan. Saya sangat gembira dikarenakan tiga poin ini sangat penting bagi kami sebagai sebuah tim dan posisi kami di klasemen liga".

Di Stasiun TV Jepang Yuto Nagatomo mengomentari kemenangan atas Chievo, tapi dia tidak lupa untuk menyebutkan gempa dahsyat yang melanda negaranya tahun lalu. "Saya dapat memberitahu Anda bahwa saya benar-benar menderita untuk negara saya dan untuk rakyat saya," kata bek itu, "tapi pekerjaan saya adalah bermain sepak bola dan membawa sukacita dan harapan ke Jepang, jadi saya ingin terus melakukannya dengan baik, baik dengan Inter dan tim Jepang untuk alasan ini.

Moratti: "Tim ini telah bangkit, sekarang fokus pada Marseille"

VERONA - "Kemenangan malam ini sangat penting artinya dan bagi saya pribadi kelihatannya tim ini mulai bangkit.  Mereka bermain dengan sabar dan terlihat meyakinkan di lapangan. Kemenangan ini bisa memberikan suntikan moril bagi para pemain karena laga selanjutnya adalah pertandingan Liga Champions." ujar Masimo Moratti saat berbicara pada Sky Sport Italia
Pelatih Claudio Ranieri terlihat sangat emosional setelah gol kedua yang dicetak oleh Diego Milito, sang presiden tersenyum dan mengakui bahwa, "Saya tidak menangis, namun sangat puas melihat tim ini  kembali menang dan mencetak gol." ujarnya terlihat lega. "Sebelum pertandingan saya menyampaikan  apa yang biasanya saya katakan pada mereka sebelum pertandingan, mengingatkan kembali kekuatan, keyakinan dan kebanggan mereka sebagai tim. Dan akhirnya mereka terlihat mengerti akan hal tersebut. Mereka terlihat gembira, tidak dengan mengumbar kata-kata, hanya senyum dan perayaan saja. Juga karena hari ini merupakan hari ulang tahun Inter."
Hasil tersebut memberikan keyakinan sebelum tampil dalam laga melawan Olympique Marseille beberapa hari kedepan: "Kami berharap bisa melakukannya lagi, namun Liga Champions merupakan kompetisi yang berbeda dan saya berharap mereka bisa tampil dengan semangat juang yang tinggi dan pemahaman akan pentingnya kompetisi ini."
Ranieri menyatakan bahwa tim bermain seperti biasanya. Moratti memberikan komentarnya apakah penampilan tersebut cukup untuk mengalahkan tim asal perancis yang akan menjadi calon lawan berikutnya. "Hari ini seluruh tim bermain dengan karakter dan kepercayaan diri yang tinggi. Menurut saya saat melawan Marseille mereka harus tampil lebih baik lagi. Mereka harus bermain seperti  layaknya Inter dan memenangkan pertandingan dengan meyakinkan."
Ia juga memuji penampilan Andrea Poli ("Ia tampil sangat baik dan membuktikan bahwa ia layak untuk berada di tim ini. Ia selalu siaga"), sang presiden kemudian memberikan komentarnya mengenai perlunya peremajaan squad Inter "apakah perlu atau tidak ? Jika saya mengatakan tidak maka apakah akan berjalan seperti itu ? [tersenyum]? saya selalu percaya bahwa sebuah tim butuh pengalaman. Kita akan lihat nanti, apakah hal tersebut perlu untuk dilakukan."
Dari Napoli, terhubung melalui studio Sky Sport Italia, ada Walter Mazzarri, dan Massimo Moratti mengucapkan selamat atas kemenangan Napoli atas Cagliari ("sangat penting untuk memiliki pemain bagus namun juga seluruh tim tampil baik"), kemudian setengah bercanda ketika ditanya apakah ia ingin membawa Ezequiel Lavezzi ke Inter: "Saya akan sangat senang melakukannya... [tersenyum]."

Ranieri: "Malam ini kami bermain seperti layaknya Inter"

VERONA - Sebelum wawancara dengan Sky Sport Italia, Claudio Ranieri terlihat sangat emosional setelah gol kedua yang dicetak oleh Diego Milito saat melawan Chievo Verona. "Apa yang saya rasakan ? saya merasa gembira melihat para pemain tampil sangat baik dan mereka layak untuk memperolehnya,  setelah sebulan tanpa kemenangan dan segala kritik yang harus mereka terima. Kemenangan itu menjadi suatu kepuasan yang besar bagi mereka. Emosi merupakan hal yang indah. Saya merasa dalam pekerjaan ini kita tetap harus memperlihatkan emosi, baik positif maupun negatif, namun sejujurnya emosi positif tetap yang terbaik. Hasil pertandingan ini memberikan suntikan moral yang besar dan sangat melegakan. Saya ingin para fans datang memadati stadion untuk mendukung kami pada hari selasa nanti saat melawan Marseille di San Siro. Kami tahu pertandingan tidak akan berjalan mudah, namun kami akan mencobanya. Dan kami masih memiliki kans untuk lolos. Kami akan mencobanya dan melihat apakah kami bisa melakukan hal tersebut dengan dukungan para fans di belakang kami."
Ranieri kemudian melanjutkan: "Pertandingan berikutnya adalah Liga Champions. Kami tahu bahwa pertandingan ini sangat penting bukan saja untuk para fans, namun juga untuk kami yang tampil di lapangan. Kami akan meneruskan apa yang sudah kami lakukan belakangan ini. Kemenangan tentu akan memberikan kegembiraan karena sepakbola bagi tim seperti Inter sangat berat bila menjalani sebulan tanpa kemenangan dan melihat segala hasil yang telah diraih sebelumnya hilang begitu saja. Jadi saya harus berterima kasih pada para pemain."

Suntikan moril lainnya bisa jadi datang dari kenyataan bahwa Olympique Marseille baru saja mengalami empat kali kekalahan secara beruntun di kompetisi Ligue 1, namun Ranieri menegaskan bahwa, "Kami harus berusaha dengan jerih payah kami sendiri. Kemenangan ini datang pada saat yang tepat dan memberikan kami kepercayaan diri. Kami akan menggunakan semua amunisi yang kami punya."

President Moratti juga terlihat hadir malam itu di Stadio Bentegodi, Verona. Sang pelatih Nerazzurri memuji sang prresiden dan berkata : "Ia terlihat gembira seperti kami semua dan mengucapkan selamat pada kami. Presiden selalu memberikan dukungan penuh. Saya mempunyai catatan yang baik dengannya dan berdasarkan hal tersebut saya akan meneruskan pekerjaan ini untuk memastikan bahwa tim ini akan bangkit lebih jauh lagi. Saya sangat tenang dan percaya padanya, karena bukan hal yang mudah bagi seorang pelatih yang tidak memenangkan pertandingan selama satu bulan untuk tetap tenang dan bagi saya ia terlihat bisa mengatasinya."

Setelah pujian yang diberikan oleh Ranieri pada president Moratti, ia juga memuji penampilan Andrea Poli: "Ia seorang pemain yang genius. Ia tampil sangat baik dan saya senang melihat penampilannya. Namun seluruh tim juga tampil baik sebagai satu kesatuan. Saya tidak melihat Inter bermain seperti ini dalam waktu yang cukup lama. Mengapa saya baru melihatnya ? Bukan itu masalahnya, namun ada beberapa pemain yang sedang cedera, Saya menurunkan para pemain berdasarkan hasil latihan sebelumnya. Jadi jika saya perlu untuk merubah strategi saya tidak akan takut untuk melakukannya. Pertandingan ini memberikan gambaran yang baik mengenai pergerakan dua orang striker dan sneijder dibelakangnya yang tidak pernah berhenti bergerak. Saya tidak pernah melihatnya bermain seperti itu sejak pertama melatih. Dan jika ia terus bermain seperti itu dia akan membuat banyak perbedaan. Forlan telah menemukan irama permainannya. Saya yakin mulai sekarang ia akan menyumbangkan gol-gol penting bagi kami. Sekarang kami akan fokus pada Marseille dengan kepercayaan diri dan ketenangan. Hari ini kami memulai segalanya dengan attitude yang benar, walalupun keliatannya seperti kami akan kalah, namun para pemain tampil sangat meyakinkan. Singkatnya saya ingin mengatakan mereka bermain seperti layaknya INTER."

Jumat, 09 Maret 2012

Ranieri sangat senang Melihat Pemain Cinta Inter


Ranieri berkaca-kaca: "Ini (menangis) artinya aku peduli. AKu senang untuk pemain yang telah bermain baik. Mereka pantas utk itu."

*Ya, itu karena mereka mencintai Inter. Mereka mengangis karena & untuk Inter. Semoga tangis bahagia ini akan berlanjut.

Beberapa komentar dari pungawa & manajemen Inter

- Samuel: "Anda semua telah melihat, kemenangan ini adalah untuk semua Fans, termasuk pelatih dan Tim. Sekarang kita harus memikirkan tantangan pada hari Selasa, melawan Marseille tidak akan mudah."
- Milito: "Zanetti memberi saya umpan silang yang fantastis, dia pemain luar biasa."
- Milito (untuk Sneijder) : "Dia adalah pemain besar, saya selalu berkata bahwa ia memainkan peran penting, Dia malam ini bermain luar biasa."
- Materazzi (on twitter): "Grande wally."
- Alvarez: "Ini merupakan kemenangan besar dan layak, saya sangat senang untuk rekan tim saya."
- Moratti: "Hasilnya adalah sangat penting, tim sepertinya telah kembali, dan Selasa adalah tantangan yang sangat penting di Liga Champions. Saya tidak mengeluarkan air mata, tetapi kesenangan dan kepuasan tim mencetak gol dan menang lagi. Poli benar-benar memainkan permainan yg baik dan membuktikan dia seorang pemuda yang layak berada di Tim ini."
- Guarin: "Kemenangan Penting untuk semua Fans dan minggu berikutnya, saya akan kembali."
- Ranieri: "Jelas sekali hasil ini mendongkrak moral kami dan saya harap Giuseppe Meazza akan penuh untuk mendukung kami menghadapi Marseille. Langkah kami berikutnya adalah masuk perempatfinal UCL, karena kami tahu betapa pentingnya itu buat kami, buat klub dan juga fans. Kami akan terus berjuang untuk mendapatkannya dengan penuh kegembiraan dan antusiasme dengan berangkat dari kemenangan ini."

Jawaban Milito Soal Gagal mengeksekusi Penalty

Inilah Jawaban Milito Soal Tendangan Penaltinya yang Gagal
Diego Milito ikut menciptakan gol saat Inter berhasil mengalahkan tuan rumah Chievo dalam laga lanjutan Serie A di Stadion Marc'Antonio Bentegodi, Sabtu (10/3/2012). Gol itu tercipta di menit ke-90+2' dan akhirnya membawa Inter Milan menang 0-2.

Jika tak mencetak gol, Milito mungkin jadi bahan cemoohan. Pasalanya, striker yang membawa Inter Milan juara Liga Champions ini gagal mengeksekusi penalti.

"Jika itu terjadi (gagal), ya terjadilah. Saya menendangnya cukup keras, tetapi itu terlalu ke tengah," kata Milito kepada Inter Chanel usai pertandingan.

Dalam sesi wawancara itu Milito memuji Zanetti yang telah memberikan umpan kepadanya sehingga bisa mencetak gol. "Zanetti memberi saya umpan silang yang fantastis, dia pemain luar biasa," katanya.

Ranieri: "Tujuh puluh hari waktu yang dimiliki Inter ..."


APPIANO GENTILE - "Chievo tim yang sedang dalam performa bagus, mereka sangat fit dan tahu bagaimana cara bermain sepakbola dengan baik dan mereka menunjukkannya saat bermain di Turin melawan Juventus. Diluar hal tersebut, kondisi lapangan di Verona sangat buruk padahal kami akan menghadapi tim yang agresif." ujar Claudio Ranieri dalam acara pres konferense sebelum pertandingan. Sang pelatih kemudian mengatakan bahwa kemenangan di pertandingan besok merupakan suntikan moril yang besar bagi kepercayaan diri para pemain menjelang pertandingan leg kedua Liga Champions "Jika kami ditakdirkan menang maka kami akan menang. Kami tahu bahwa kami hanya memiliki waktu sekitar 70 hari untuk membalikkan keadaan. Kami sedang menjalani periode buruk saat ini, namun kami harus terus berusaha tampil baik untuk merubah keadaan.
"Sekarang konsentrasi kami hanya tertuju pada pertandingan melawan Chievo," lanjut Ranieri, "tim yang dari segi permainan sangat berbeda dengan tim asal perancis yang akan menjadi lawan kami berikutnya. Dan saya ulangi lagi kami harus hati-hati karena jika melawan tim tersebut di San Siro, Chievo pasti akan kesulitan. Hal pertama yang kami diskusikan bersama tim ketika berbicara tentang taktik yang akan digunakan adalah masalah lapangan permainan. Para pemain saya sudah terbiasa menghadapi situasi seperti ini dan bisa menyesuaikan diri, namun saya tetap harus memutuskan apakah akan mengistirahatkan beberapa pemain."
Ranieri juga memberikan komentarnya tentang tekanan yang mungkin dialami para pemainnya menjelang laga tanggal 13 maret mendatang, padahal disaat yang sama mereka sedang melakukan persiapan untuk menghadapi Chievo Verona: "Saya harap mereka tidak merasa tertekan. Saya menginginkan para pemain untuk merasakan tekanan dan mejadi bersemangat. Kami tertinggal dua gol saat melawan Catania dan mereka telah menunjukkan bahwa mereka bisa bangkit. Kami melihat hal tersebut sebagai sesuatu yang positif. Apa yang sedang dialami oleh para pemain saat ini bukan hal yang mudah, dari status seorang juara sampai memperoleh kritik seperti ini. Saya pernah mengatakan bahwa mereka kelompok pemain yang hebat dan ketika mereka bisa bangkit dari ketertiinggalan saat melawan Catania hal tersebut memberikan dorongan moril yang besar dan melecut semangat mereka, inilah hal yang saya inginkan."
Pelatih Nerazzurri tersebut kemudian dengan bercanda berbicara mengenai masa depannya, "Menjadi pelatih di Itali sangat normal jika selalu menjadi pusat perhatian. Giovanni Trapattoni pernah berkata bahwa menjadi pelatih di Inter seperti berada dalam mesin pengering yang berputar. Namun saya tidak melihat diri saya dalam posisi itu, ia harus mencoba untuk melatih di Roma ..."Dengan komposisi pemain yang dihuni oleh bek tua, campuran pemain muda dan senior, banyak yang bisa di bicarakan mengenai Inter saat ini. Ranieri tersenyum dan menanggapi "Minggu ini, pertanyaan mengenai hal tersebut banyak bermunculan, namun seperti halnya dengan rumor tentang pelatih yang akan datang ke Inter, biarkan saja orang membicarakannya."
Akirnya Claudio Ranieri berbicara mengenai Ricardo Alvarez "semuanya terserah pada keputusan dokter  apakah ia bisa bermain atau tidak. Namun saya pikir ia akan siap menjelang pertandingan melawan Marseille. Ia telah kembali berlatih bersama rekan satu timnya dan telah menunjukkan banyak kemajuan. Saya berharap ia bisa bermain selasa nanti. Komentarnya mengenai Esteban Cambiasso: "Saya mengenalnya dan saya tidak kaget ketika melihat foto ia menangis saat ditarik keluar dari lapangan. Ia telah memberikan segalanya bagi Inter dan demikian juga sebaliknya. ia seorang yang sangat sensitif dan ia telah berbicara pada saya setelah kejadian itu. Apakah ia akan bermain besok ? Itu keputusan yang akan saya pertimbangkan antara malam ini sampai dengan besok pagi."